BRMP Sumsel Percepat Implementasi PM-AAS di Lubuklinggau, Target Produktivitas Padi Tembus 10 Ton/Ha
LUBUKLINGGAU - BRMP Sumatera Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Aula Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau pada 27 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri Direktur Wilayah Sumatera Selatan, Kepala Dinas TPH Kota Lubuklinggau, Kabid TPH Kabupaten Musi Rawas Utara, Penyuluh Pertanian, serta perwakilan petani.
Dalam arahannya, Direktur Wilayah Sumatera Selatan menjelaskan bahwa PM-AAS merupakan teknologi budidaya padi yang diadopsi oleh Menteri Pertanian dari negara-negara dengan produktivitas padi tinggi kemudian dikembangkan dan telah dimodifikasi dengan pola tanam jajar legowo, sehingga mampu menghasilkan produktivitas tinggi di atas 10 ton per hektar. Setelah berhasil diuji pada 2.000 hektar di tahun 2025, pemerintah menargetkan penerapannya seluas 1 juta hektar pada 2026. Kota Lubuklinggau sendiri mendapatkan alokasi target sebesar 210 hektar.
Kegiatan juga diisi dengan pemaparan peran pemerintah daerah dalam mendukung implementasi PM-AAS, penyampaian petunjuk teknis penerapan PM-AAS, serta pelatihan pembuatan dan demonstrasi penggunaan alat tanam drum seeder.
Antusiasme peserta dalam sesi diskusi menunjukkan kesiapan penyuluh dan petani di Kota Lubuklinggau serta Kabupaten Musi Rawas Utara untuk mendukung penerapan teknologi PM-AAS guna meningkatkan produktivitas padi.